Saturday, 28 March 2015

Oh, anak muda... alangkah!


alangkah bahagianya menjadi orang muda!
fasa paling manis untuk melayan rasa.
tak betah menunggu lama-lama
kalau suka terus bilang suka
si dia terima atau tidak kau kisah apa
yang penting maksudmu dimafhum dia

alangkah bahagianya menjadi orang muda!
melihat pada tingkah kalian saja buat aku merasa tua
padahal umur aku masih awal pada angka dua
tapi aneh sekali rasanya memandang anak muda
kalian bikin aku bingung tak habis fikir jadinya
apa kalian terlalu berani atau aku yang penakut sebenarnya?

alangkah bahagianya menjadi orang muda!
kau tatukan nama si kekasih di depan muka
kau canang perhubungan kalian pada semua
sekali lagi aku bingung tak habis fikir jadinya
rupanya anak muda itu hampir jiwanya sama
berlatar belakang agama atau tidak -- tak ada beza

alangkah bahagianya menjadi orang muda!
bertindak saja sesuka hati tanpa malu terasa
siapa sangka laman sosial ini lembah hadir binasa
yang terjaga di luar punah di dalamnya
terlupa mereka sedang dedahkan aib sendiri rupanya
orang mengutuk mengata pun kau kisah apa

oh, anak muda..
apa kau perasan hati kau makin keras?
sehingga kata nasihat dan teguran pun kau tak mampu terima
kau bilang itu hak kau dan mereka tak berhak bersuara
kasihan kau anak muda yang tertipu dengan dunia
renungkan teguran yang diberi dan jangan berlagak bitara

oh, anak muda..
jangan agungkan apa yang tak kekal.
yang rugi nanti kau juga.




[kredit gambar : Champak]


No comments:

Post a Comment

“Hanya sedikit ini yang kutahu, kutulis ia untuk-mu, maka berbagilah dengan-ku apa yang kau tahu.”